Skip to main content

KEMBALINYA DAPUR ONENG SETELAH MATI SURI

Penggemar dessert kekinian di daerah Bangkalan dan sekitarnya pasti tak asing dengan brand Dapur Oneng. Usaha kuliner rumahan ini setiap harinya secara rutin memproduksi puding sutra, royal banana, choco dessert, milk bath, dan kue kering (kuker). Ibu Rike Wijaya selaku pemilik Dapur Oneng juga menerima pesanan kue basah namun selektif, disesuaikan dengan tersedianya waktu dan sumber daya manusia (baca: pegawai) yang membantunya.

Milk bath & choco dessert
Foto koleksi Dapur Oneng

Tidak banyak yang tahu bahwa sebelum beroperasi di Bangkalan, sebenarnya Dapur Oneng telah menjalankan aktivitasnya di Malang selama 9 tahun, yaitu sejak tahun 2006 sampai tahun 2015. Namun karena suatu hal, Dapur Oneng Malang terpaksa harus dihentikan aktivitasnya dan pindah ke Bangkalan. Di kota salak ini Ibu Rike vakum dari dunia kuliner dan fokus pada usaha laundry yang diberi nama Rumah Oneng.

Akhir tahun 2019 Ibu Rike memutuskan untuk kembali bergelut di dunia kuliner. Tanpa menunggu waktu yang lama kelezatan kue-kue dan dessert buatan Dapur Oneng sudah mendapat banyak penyuka. Kepuasan pelanggan dapat dilihat dari testimoni yang bertebaran di FB Dapur Oneng Bangkalan dengan alamat https://www.facebook.com/dapur.bangkalan.

Bagaimana tidak puas, bahan-bahan yang digunakan oleh Dapur Oneng adalah bahan-bahan terbaik sehingga rasanya tidak akan mengkhianati. Contohnya untuk dessert royal banana, Ibu Rike menggunakan pisang Cavendish, bukan sembarang pisang. Untuk kuker keju (kastengel) menggunakan kombinasi 3 macam keju, sehingga menurut para pelanggan rasanya enak sekali bahkan sama dengan kastengel buatan salah satu bakery nasional yang sudah sangat terkenal.

Sebagai gambaran buat Anda yang kepo dengan produk Dapur Oneng, milk bath itu adalah dessert 3 layer dengan susunan cake sebagai layer dasar, kemudian di atasnya disiram cream yang lembut, dan terakhir diberi taburan remahan biskuit marie dan keju parut. Choco desssert adalah cake coklat yang disiram cream coklat, di atasnya lagi disiram ganache coklat, dan taburan sprinkle. Royal banana adalah dessert dengan lapisan bawah berupa remahan biskuit marie, disusul dengan potongan pisang, karamel, disiram cream lumer, dan diberi taburan coklat bubuk. Sedangkan puding sutra adalah puding yang lembut dan diberi potongan-potongan buah segar. Semuanya menggugah selera.

Dengan pelanggan yang begitu banyak, Dapur Oneng setiap harinya mampu memproduksi 30 pak dessert untuk masing-masing varian (choco dessert, royal banana, dan milk bath), 50 cup puding, dan 10 toples kuker. Produk-produk tersebut tidak hanya dijual di lokasi Dapur Oneng di Jalan RE Martadinata, namun dijual juga di rumah makan yang menjual bebek goreng di Bancaran dan Tangkel.

Selain outlet-outlet yang disebutkan di atas, ternyata ada juga pelanggan yang membeli dalam jumlah banyak untuk dijual lagi di daerahnya. Pelanggan-pelanggan tersebut antara lain berasal dari Kecamatan Klampis, Sampang, Pamekasan, dan Gresik. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas produk Dapur Oneng memang tidak diragukan lagi.

Disinggung mengenai harapan ke depan, Ibu Rike berharap semakin banyak masyarakat yang menyukai produk-produk Dapur Oneng. Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak outlet, namun untuk saat ini pengusaha yang mempekerjakan 9 orang pegawai ini merasa masih belum siap untuk melakukannya. Tentu saja karena menambah outlet akan membutuhkan persiapan yang benar-benar matang dan terencana.

Nah, bagi Anda yang penasaran dengan dessert maupun produk lain dari Dapur Oneng, silakan berkunjung ke lokasi-lokasi yang telah disebutkan di atas. Dijamin Anda tidak akan menyesal, bahkan jadi ketagihan.

Comments